Australia Yang Baca Black Box Garuda
Kamis, 08 Maret 2007 | 14:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pembacaan kotak hitam (black box) pesawat Garuda Indonesia GA-200 yang terbakar di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, kemarin akan melibatkan Australia.
"Kami kerja sama dengan Australia. Mereka punya fasilitas untuk membuka," kata Menteri Perhubungan Hata Rajasa di kantornya, Jakarta. Ia menjelaskan, kotak hitam sudah ditemukan dan disimpan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi. "Untuk investigasi segera," katanya.
Menurut investigator Komite Transportasi M. Haryoko, penyebab kecelakaan tak bisa langsung diketahui hanya dengan membaca isi kotak hitam. "Membaca black box paling butuh waktu dua minggu." Setelah pembacaan kotak hitam, ia melanjutkan, investigator untuk menganalisa data sekunder agar hasilnya akurat. "Hasil akhir investigasi kecelakaan mungkin baru bisa diketahui sekitar setahun lagi," ucap Haryoko.
Harun Mahbub
Topik :




Komentar Anda :