PC Magazine Tutup

Selasa, 13 Maret 2007 | 04:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menejemen Femina Grup memutuskan untuk tidak menerbitkan kembali majalah PC Magazine. Mantan Pimpinan Redaksi PC Magazine Sigit Widodo mengatakan, keputusan itu dilatarbelakangi oleh keinginan menejemen untuk kembali ke bisnis inti.

“Kami ingin fokus menggarap majalah gaya hidup,” kata Sigit di Jakarta akhir pekan kemarin. Penjualan PC Magazine sendiri sebenarnya tidak terlalu buruk. Sejak dua tahun terakhir, tingkat penjualan cenderung naik. Pada tahun 2005, penjualan PC Magazine meningkat hingga puluh persen.

Setahun setelahnya, penjualan meningkat sekitar 10 persen. Namun, Sigit tidak bisa menyebutkan berapa persisnya angka penjualan itu. Dari sekitar 50 ribu eksemplar majalah yang dicetak setiap bulan, tingkat pengembalian barang hanya sekitar 15 persen.

Sigit memperkirakan, jumlah pembaca PC Magazine sebelum tutup mencapai 150 ribu orang. Namun demikian, Sigit mengakui, pangsa pasar majalah teknologi memang sangat terbatas. Pasalnya majalah jenis ini hanya dikonsumsi oleh masyarakat kalangan atas yang melek teknologi.

Sayangnya, kata Sigit, keterbatasan itu belakangan ini tidak dimbangi oleh peningkatan daya beli masyarakat sehingga penjualan majalah-majalah komputer, termasuk PC Magaizine semakin menurun. Daya beli itu sendiri molor karena haraga Bahan Bakar Minyak.

Dengan tutupnya majalah PC Magazine, praktis pasar majalah ini diperebutkan oleh dua kompetitor PC Magazine, yaitu majalah CHIP dan Infokom.

Menejemen Femina juga memutuskan untuk memutasi seluruh mantan karyawan PC Magazine ke beberapa media yang masih tergabung dalam Femina Grup. Namun demikian, dari sekitar 16 karyawan PC, dua diantaranya memutuskan keluar lantaran merasa tidak nyaman. “Keduanya dari divisi redaksi,” ujar Sigit yang saat ini telah dimutasi sebagai Kepala Divisi Penerbitan Buku Femina Grup.


riky ferdianto

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :