Clean Biofuel Investasi Rp 1,7 Triliun di Gorontalo

Selasa, 13 Maret 2007 | 16:13 WIB

TEMPO Interaktif, Gorontalo:Clean Biofuel Pte. Ltd., perusahaan asal Singapura, akan membangun pabrik biofuel dengan investasi US$ 190 juta (sekitar Rp 1,7 triliun) di Pohuwato, Gorontalo.

Pabrik dan perkebunan yang akan menempati lahan seluas 40 ribu hektar tersebut, rencananya akan memiliki kapasitas produksi terpasang sekitar 200 juta liter per tahun.

Menurut Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, saat ini perusahaan tersebut baru mulai menanam jarak dan kepala sawit. “Tahun depan mulai konstruksi dan pada 2009 mulai produksi," kata Fadel di Gorontalo.

Juru bicara Clean biofuel Dan Johnson menjelaskan, perusahaannya sudah melakukan proses tanam. Komposisi tanaman nantinya adalah 70 persen kepala sawit dan 30 persen tanaman jarak. "Saat ini kontraktor kami, PT Skygem Agrisystem, sedang melakukan pengolahan tanah untuk pembibitan," kata Johnson kepada Tempo di Bandar Udara Djalaludin, Gorontalo pada kesempatan terpisah.

Menurut Johnson, Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan hak guna usaha dengan masa konsesi selama 30 tahun kepada Clean Biofuel. "Setelah masa konsesi selesai, kami harus memperbaharui kontrak karya lagi," ujarnya.

Wahyudin Fahmi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: