Bank NISP Kembali Rights Issue

Kamis, 22 Maret 2007 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank NISP Tbk. kembali melakukan penawaran umum terbatas (right issue V) kepada pemegang saham.

Dari penawaran saham yang dilakukan kelima kalinya ini, Bank NISP mentargetkan perolehan dana sebesar Rp Rp 702,9 miliar.

Presiden Direktur Bank NISP Pramukti Surjaudaja mengatakan dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan. Sehingga, "Bank NISP akan lebih leluasa dalam mengembangkan penyaluran kredit dan meningkatkan CAR hingga 21 persen," katanya dalam siaran pers yang diterima Tempo.

Saham yang akan ditawarakan rencananya sebanyak 878.602.915 saham dengan nominal Rp 125 dengan harga Rp 800. Untuk pelaksanaan righst issue tersebut Bank NISP telah mengajukan pernyataan pendaftaran Rights Issue V tersebut ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) pada 16 Maret lalu.

Pramukti mengatakan rights issue akan memberikan rasio 500:89. Setiap pemegang saham yang memiliki 500 saham dengan nilai nominal Rp 125 berhak untuk memesan HMETD sebanyak 89 saham baru dengan harga Rp 800.

Syaratnya, nama pemegang saham tersebut harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 4 Mei 2007. Selain itu harga penawaran Rp 800 per saham harus dibayar penuh pada saat pengajuan pemesanan pembelian saham.

Pemegang saham yang tidak mengambil haknya dalam rights issue ini, akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) yang cukup signifikan, maksimum sampai dengan 15,11%.

Rencana rights issue ini terlebih dahulu harus mendapat persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 April 2007 mendatang.

Suryani Ika Sari .






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: