Investor Mulai Lirik Proyek Listrik Swasta
Jum'at, 23 Maret 2007 | 18:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Eddie Widiono mengatakan banyak investor yang berminat membangun pembangkit listrik swasta. "Saat ini kami sedang memproses lebih dari 90 aplikasi untuk pembangunan listrik swasta," kata Edie Widiono usai rapat program percepatan listrik 10 ribu Megawatt(MW), di Kantor Wakil Presiden Jakarta.
Pembangkit yang sebagian besar berada di luar Pulau Jawa itu, mencapai 20 ribu Mega Watt. Seperti di Sumatera Selatan misalnya, terdapat empat proposal. Pembangkit ini umumnya menggunakan sumber batu bara.
Selain investor luar negeri, pemilik modal di dalam negeri juga berminat mendanai proyek itu. Peran investor swasta ini akan mempercepat kerja PLN menyediakan listrik bagi masyarakat.
PLN mentargetkan sebelum 2020 seluruh penduduk telah menikmati listrik. Sedangkan saat ini, baru 56 persen saja penduduk Indonesia atau sekitar 35 juta pelanggan yang menikmati aliran setrum. Dia memperkirakan dibutuhkan 30 juta sambungan baru untuk menerangi seluruh rumah di Indonesia.
Dimasa lalu, kontrak listrik swasta (independet power purchase) sempat bermasalah. Beberapa proyek bahkan berujung ke meja arbitrase seperti Karaha Bodas misalnya. Harga jual listrik yang terlalu tinggi dan nilai proyek yang digelembungkan menjadi pangkal masalah.
SUTARTO




Komentar Anda :