Internet Exchange di Bali Diperluas

Selasa, 27 Maret 2007 | 12:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) akan memperluas pembangunan Internet Exchange (IX) di Bali. Wakil ketua APJII, Isnawan mengatakan, internet exchange ditujukan untuk mengatasi persoalan trafik internet domestik.

“Bali akan terhubung dalam satu exchange nasional,” ujar wakil ketua APJii, Isnawan, dalam surat elektroniknya kepada Tempo Senin (26/3). Pembangunan Internet Exchange sepenuhnya dibiayai APJII.

Saat ini, APJII telah memiliki Internet Exchange di beberapa kota seperti Medan, Kalimanta Timur, Yogyakarta, Surabaya. Di Jakarta, APJII bahkan memiliki dua titik Internet Exchange.

Setiap node Internet Exchange memerlukan dana sekitar Rp 1.5-2 miliar. Pembangunan Internet Exchange nasional dimulai pada awal 2007 dan diharapkan akan selesai akhir 2007 ini. Pembangunan Internet Exchange akan menghemat pengunaan bandwidth.

Sebab, trafik internet domestik tidak perlu menyebrang ke operator di luar negeri, melainkan cukup berlalu-lalang di dalam negeri. “Penghematan itu berdampak pada penurunan biaya internet,” kata Isnawan.

Fasilitas internet selama ini lebih banyak diniikmati oleh penduduk Indonesia di bagian Barat. Itu karena infrastruktur di belahan timur belum memadai. Penetrasi internet tergantung dari pola kemitraan antara ISP dengan operator penyedia jaringan.

riky ferdianto

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :