Inflasi Maret Diduga Berkisar 0,5 Persen
Selasa, 27 Maret 2007 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan inflasi Maret sekitar 0,5 persen, turun dibanding inflasi bulan lalu yaitu 0,62 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan mengatakan, penurunan inflasi dipengaruhi oleh turunnya harga beras di beberapa wilayah di INdonesia. Namun dia mengakui penurunan ini masih dikisaran harga yang cukup tinggi.
"Harga rata-rata nasional mencapai Rp 6000 perkilogram, dibandingkan harga beras Februari nilainya tidak jauh berbeda atau posisinya flat," kata Rusman usai mengikuti Rapat Koordinasi harga pembelian pemerintah (HPP) gabah di Departemen Keuangan, Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, memasuki minggu ketiga bulan ini, harga beras cenderung turun. Diharapkan kondisi ini makin menguat pada minggu keempat bersamaan dengan panen raya.
Selain beras, elemen inflasi lain seperti harga minyak dan gula cenderung stabil sehingga tidak berpengaruh terhadap kenaikan atau penurunan inflasi. "Jadi patokannya masih beras, kalau dia turun otomatis mempengaruhi penurunan inflasi," katanya.
Namun penurunan harga beras, kata Rusman, tidak bisa signifikan. Sebab panen tidak merata di beberapa daerah. "Tetapi panen sudah mulai mempengaruhi penurunan harga beras," kata dia.
Anton Aprianto




Komentar Anda :