Pertumbuhan Pasar 3G Dipengaruhi Harga Handset
Kamis, 29 Maret 2007 | 09:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Harga telepon seluler (ponsel) 3G yang masih tinggi membuat pertumbuhan pelanggan 3G lambat."Harga ponsel 3G belum terjangkau masyarakat," kata General manager Marketing Product PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Ruby Hermanto, kepada Tempo.
Menurut dia, vendor juga belum bisa meraih nilai ekonomi yang lebih baik dalam memasarkan ponsel 3G. Harga ponsel yang paling murah Rp 1,8 juta per unit dan rata-rata dijual dengan harga Rp 2 juta. Dari sekitar 10 juta pelanggan XL, baru 140.000 yang memiliki handset 3G.
Meski demikian, kata dia, pasar layanan telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G) di Indonesia masih besar dan tidak akan terpengaruh operator baru yang menyediakan layanan 3G.
Seperti diketahui, PT Hutchison CP Indonesia dan PT Natrindo Seluler juga menggelar layanan 3G. Hutchison akan meluncurkan layanan 3G hari ini, sedangkan Natrindo sudah menggelar jaringan 3G di Bandung dan Surabaya awal Maret lalu.
Menurut dia, XL menargetkan dapat memperluas layanan yang sama hingga menjangkau 23 kota tahun ini. "Dalam waktu dekat layanan 3G XL akan ada di Sulawesi dan Makassar," ujarnya.
Eko Nopiansyah
Topik :




Komentar Anda :