Mayangsari Meninggal Akibat Luka Jerat Dileher

Kamis, 29 Maret 2007 | 11:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Ahli Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Dokter Zulhasmar Syamsu, menyatakan penyebab meninggalnya Mayangsari, 17 tahun, pembantu rumah tangga di rumah pasangan dokter Nelly Tanjung dan dokter Fahmi Tanjung akibat luka bekas jeratan di lehernya.

Selain itu, terdapat beberapa luka lecet dan memar pada tubuhnya. Hal visum, kata Zulhasmar, luka itu terdapat di dagu, dada, punggung, lengan, dan kedua pahanya. "Luka itu akibat benda tumpul," katanya.

Hasil visum itu, kata Zulhasmar, telah dia berikan kepada Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, Supriyadi. "Biar polisi yang mengembangkan kasus itu," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mayangsari meninggal di RSUD Duren Sawit, Senin lalu. Dia diduga tewas akibat dianiaya majikannya, Nelly Tanjung dan Fahmi Tanjung yang tinggal JL. Sungai Kampar No.32 Vila Gading Permai, Jakarta Utara.

Sebelum meninggal, Mayangsari sempat mendatangi Iing, ketua RT setempat. Dia mengaku majikannya menganiaya dirinya setelah dia memakai telepon Rp 1,3 juta untuk mengikuti kuis berhadiah.

RAFLY WIBOWO

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :