Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Rute Penerbangan Domestik Akan Direstrukturisasi
Selasa, 03 April 2007 | 16:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perhubungan akan merestrukturisasi seluruh rute penerbangan domestik. Tujuannya, untuk mendorong maskapai-maskapai nasional menjalin kerja sama (sinergi).

"Pola rute sekarang berpotensi mendorong maskapai saling menjatuhkan karena sepenggal-penggal dan tidak utuh," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Budhi Mulyawan Suyitno usai
menggelar pertemuan dengan perwakilan sejumlah maskapai nasional, di kantornya, Selasa (3/4).

Sesuai rencana restrukturisasi itu, nantinya akan ditetapkan kategori rute dan maskapai yang boleh melayani. Budhi mencontohkan, rute Jakarta-Medan
misalnya, dirancang hanya boleh dilayani oleh maskapai yang masuk kategori full service, bukan low cost carriers.

Restrukturisasi rute itu menuntut terbentuknya pola bandara utama (hub). "Yang berpotensi menjadi hub adalah bandara di Medan, Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar," kata Budhi.

Dia menambahkan, restrukturisasi akan menyaring maskapai-maskapai sesuai kelasnya. Dengan demikian, maskapai sekelas terdorong melakukan aliansi domestik yang berpotensi pada langkah penggabungan (merger).

Hal itu, pernah dijumpai pada kasus Star Alliance atau merger KLM dan Air France. "Itu memang kita dorong, selama ini maskapai hanya berpikiran sendiri, padahal harus disadari bahwa mereka bagian dari industri nasional, Indonesia incorporated," ujarnya.

Rencana restrukturisasi rute domestik ini, Budhi melanjutkan, merupakan bagian dari upaya mempersiapkan liberalisasi ASEAN tahun 2008 mendatang. "Bagaimana kita mau berkompetisi dengan pemain asing kalau domestik saja masih kacau," ujarnya.


Harun Mahbub

Dari Arsip Majalah TEMPO
Biar Publik Memutuskan | 03 Januari 2005
OneworldTM, Penyatuan Lima Maskapai Penerbangan Terkemuka di Dunia  | 27 Oktober 1998
Ramai Terbang Tak Pasti Untung | 15 November 2004
Terbang ala Truk, Maskapai Ambruk  | 03 Mei 2004
Bisnis Sepekan | 26 April 2004
Mengharap Garuda Terbang Tinggi  | 19 April 2004
Spacelab, langkah pertama | 10 Desember 1983
Petualangan di antariksa | 17 Desember 1983
Misi Hasyim Untuk Rabuka | 28 November 1987
Dan JAL Jadi Swasta | 05 Desember 1987
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Waktu Check In Penumpang Pesawat Akan Diperpanjang
Pertumbuhan Industri Masih Lambat
Airbus, Boeing Catat Rekor Penjualan
Hasil Pimilihan Bupati Blitar Dipersoalkan
Habibie Akan Urus Industri Dirgantara Lagi
Indonesia-Singapura Tambah Kuota Penerbangan
Dephub Akan Izinkan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik
Industri Penerbangan Global Bakal Rugi US$ 6 Miliar
Indonesia Belum Setujui Permintaan Kuota Singapura
Pemerintah Minta Singapura Maksimalkan Kapasitas Penerbangan
> selengkapnya...

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Garuda Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97035 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data