Kredit ke UKM Akan Selektif

Sabtu, 07 April 2007 | 00:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perbankan nasional akan selektif dalam mengucurkan kredit kepada usaha kecil menengah (UKM). Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional Sigit Pramono mengatakan, tidak semua UKM layak mendapatkan kredit dari bank.

Perbankan, kata dia, telah mengklasifikasikan beberapa kelompok UKM. Ada UKM yang tidak pernah berhubungan dengan bank tapi mampu menjalankan usahanya. Ada juga UKM yang berhubungan dengan bank dan mampu membayar tingkat bunga komersil.

Namun ada pula UKM yang tidak mampu meminjam meminjam uang ke bank. "Saya berpendapat, relaksasi aturan Bank Indonesia (BI) tentang Kredit UKM diarahkan untuk membantu kelompok UKM yang terakhir ini," kata Sigit yang juga Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) 46.

Karena adanya kelonggaran itu, kata Sigit, perbankan dan pemerintah dapat merumuskan skim-skim bunga kredit yang memudahkan untuk UKM yang tak mampu meminjam. Tapi untuk UKM yang manja yang layak dibantu. UKM ini biasanya vokal dalam meminta pelonggaran aturan kredit dan fasilitas.

BNI sendiri telah mengembangkan program untuk UKM, seperti BNI Wira Usaha dan BNI Usaha Maju. Syarat pemberian kredit memang akan lebih mudah karena mengikuti aturan BI. "Yang dilihat hanya kelancaran dalam mencicil kredit," kata Sigit.

budi riza






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: