Pemerintah Siap Batalkan Utang Luar Negeri
Senin, 09 April 2007 | 09:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membatalkan utang luar negeri yang tidak mampu diserap kementerian/lembaga tahun ini.
“Kalau tidak mampu menyerap ya harus dibatalkan,” kata Direktur Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Pemantauan dan Evaluasi Pendanaan Pembangunan Benedictus Benny Setiawan kepada Tempo di Jakarta Senin, (9/4).
Pemerintah berencana membatalkan sejumlah US$ 369,9 juta utang luar negeri untuk 11 proyek. Selanjutnya, tahun ini pemerintah akan mengoptimalkan pembiayaan dalam negeri dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Berdasarkan data Bank Pembangunan Asia, utang yang akan dibatalkan adalah US$ 102,6 juta dari Bank Pembangunan Asia, US$ 32 juta dari Bank Dunia, US$ 207 juta dari Jepang, dan US$ 28,3 juta dari Denmark.
Benny mengatakan Bappenas akan menegaskan kembali target penyerapan utang luar negeri tiap kementerian/lembaga tiap triwulan tahun ini. Hal itu akan dilakukan dalam evaluasi triwulan pertama 2007. “Kami akan lihat daftar isian pengisian anggaran (DIPA) tahun ini dan meminta background dari tiap kementerian/lembaga,” ujarnya.
Kurniasih Budi





