Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Restrukturisasi BUMN akan Dipercepat
Kamis, 12 April 2007 | 14:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mempercepat proses restrukturisasi badan usaha milik negara. Selain itu, kelanjutan privatisasi juga akan dipercepat.

Menteri Negara BUMN Sugiharto mengatakan langkah ini ditempuh agar daya saing perusahaan meningkat dan mampu berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat.

"Privatisasi penting untuk perkembangan pasar modal, peningkatan tata kelola perusahaan yang baik dan memberikan kontribusi ke anggaran negara," kata Sugiharto dalam pidato pembukaan Forum Badan Usaha Milik Negara di Jakarta Convention Center.

Menurut dia, pembenahan yang akan dilakukan meliputi efektivitas kinerja, penerapan manajemen resiko dan membuat indikator kunci sebagai panduan.

Kementerian BUMN memiliki cetak biru untuk merampingkan jumlah BUMN. Cara ini bisa melalui merger, menjual lepas BUMN tertentu hingga melakukan likuidasi pada perusahaan yang sudah tidak berprospek.

Dia melanjutkan, kinerja BUMN pada akhir tahun lalu meningkat 31 persen dibanding dua tahun sebelumnya. Kontribusi pajak, deviden dan setoran privatisasi naik dari Rp 52,3 triliun pada 2004 menjadi Rp 68,8 triliun pada tahun lalu.

Selain itu, belanja modal kerja naik 75,7 persen dari Rp 39,9 triliun pada 2004 menjadi Rp 70,10 triliun pada tahun lalu. Jumlah BUMN yang merugi juga berkurang dari 36 perusahaan menjadi 20 perusahaan dalam dua tahun terakhir. "Jumlah kerugiannya juga turun dari Rp 5,3 triliun menjadi Rp 2,3 triliun," kata dia.

Budi Riza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pergantian di Tengah Jalan | 11 April 2005
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
KPPU Harus Belajar Mengenai Kontrak | 14 Maret 2005
Maaf, Tiada Uang dari BUMN  | 03 November 1998
Kalau Tanri Punya Mimpi  | 31 Mei 1999
Bola Panas Sekretaris Menteri | 20 Desember 2004
'Four in One' yang Tak Mudah  | 17 Mei 1999
Wajah PLN Setelah Dipermak Nanti  | 04 Mei 1999
"Saya Tidak Pernah Menerima Surat itu" | 13 Desember 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Sediakan Rp 82 Miliar untuk Resi Gudang
Kementerian BUMN Akan Beli Gedung Kantor Baru Rp 47 Miliar
Privatisasi BUMN Tunggu Hasil Audit Kinerja 2005
Menteri BUMN Akan Menyuap Gas Agar Pupuk Tak Langka
Kementerian BUMN Bentuk Komite Kebijakan Publik
Pemerintah Copot Seluruh Direksi BUMN Perikanan
Kementerian BUMN Restukturisasi 20 BUMN
Sugiharto Bebaskan Setoran BUMN Kecil
Said Didu : Tak Mungkin Pejabat BUMN Memprovokasi
Ada Pejabat di BUMN Halangi Penurunan THC
> selengkapnya...

Website

Kementerian BUMN
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97712 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data