close

Haier Segera Akuisisi Pabrik Perakitan

Jum'at, 13 April 2007 | 18:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Produsen manufaktur asal Cina, Haier segera mengakuisisi sebuah pabrik perakitan di Indonesia. Langkah ini bagian dari rencana perusahaan ingin menguasai pasar Asia Tenggara. Sebelumnya Haier mengakuisisi pabrik perakitan Sanyo di Thailand.

"Langkah akuisisi di Indonesia lanjutan proses dari akuisisi beberapa perusahaan Jepang di Thailand," ujar Presiden Direktur PT Maestronic Abdi Karya, Jimmy Halim, Jakarta (13/4). PT Maestronic merupakan pemegang lisensi untuk produk di Indonesia. Haier memproduksi barang perangkat rumah tangga, elektronik dan teknologi informatika.

Kantor pusat Haier, kata Jimmy tak pernah membangun pabrik baru saat berekspansi. "Haier ingin cepat produksi dan ekspansi," katanya. Sehingga saat melakukan perluasan usaha di Amerika, Eropa dan Asia langkah yang diambil akuisisi pabrik yang sudah ada.

Pada tahun 1992, kata Jimmy, Haier telah mendirikan pabrik perakitan di Indonesia. Namun, sejak krisis moneter, pabrik di hentikan. "Perusahaan menilai sekarang saat yang tepat untuk menguasai pasar Indonesia," katanya. Pasar Indonesia menjadi target karena faktor jumlah penduduk yang banyak. Saat ini, perusahaan masih mengkaji nilai muatan lokal apabila pabrik didirikan.

Tahun 2007, target penjualan Haier di Indonesia sebanyak 100 ribu unit. Jumlah ini dua kali lipat dari pencapaian penjualan tahun 2006 sebanyak 60 ribu unit. "Penjualan 50-55 persen berasal dari produk mesin pendingin ruangan," ujar Jimmy. Penjualan di Indonesia akan dikembangkan ke sepuluh kota. Pangsa pasar di Indonesia saat ini mencapai 10 persen.

Dalam satu tahun, omzet Haier dunia mencapai 70 persen. Pangsa pasar utama Haier ada di Amerika dan Eropa. Pangsa pasar Haier di Amerika sebanyak 16 persen dan di Eropa sebanyak 10 persen. Sementara di negara asal, Cina sebanyak 22,5 persen.

Menurut Jimmy, merek Haier didunia cukup dipandang. UK Financial Times memposisikan Haier sebagai perusahaan merek Cina nomor satu di dunia Selain itu, kata Jimmy sebagai perusahaan manufaktur, Haier menduduki peringkat ke empat perusahaan dunia.

Yuliawati

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan