Djoko Kirmanto Ngotot Anggaran untuk Lapindo Turun Tengah Tahun Ini

Jum'at, 13 April 2007 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kendati belum mendapat persetujuan resmi dari Panitia Anggaran DPR RI, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto ngotot anggaran pembangunan infrastruktur yang rusak akibat semburan lumpur Lapindo dapat dikucurkan pada pertengahan tahun ini.

Menurut dia, dana sebesar Rp 900 miliar itu akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2007. "Kalau keluar akhir tahun (dana) tak bisa dipakai," ujarnya usai diskusi di Jakarta Convention Center, Jumat (13/4).

Sebab, lanjut dia, pemerintah menjadwalkan proyek fisik infrastruktur yang terdiri dari jalan arteri, jalan tol, rel kereta api, dan kanalisasi dapat dilaksanakan pada September 2007. "Juli atau Agustus ada uang, September mulai kerja," kata Djoko. Ia juga memastikan proyek-proyek itu akan melaluii proses tender, bukan penunjukan langsung.

Sebelumnya Djoko mengaku pernah berencana mengambil pinjaman Jepang untuk membiayai relokasi infrastruktur. "Akan saya pakai kalau APBN tidak ada, ternyata APBN siap melalui APBN Perubahan," ujarnya. Pinjaman Jepang itu, sedianya digunakan untuk Perusahaan Umum Jasa Tirta Brantas.

Sedangkan total pembiayaan relokasi infrastruktur yang harus dikeluarkan pemerintah, Djoko mengaku belum bisa memberikan angka pastinya. "Baru dihitung, karena kondisinya sangat dinamis. Tahun depan, saya akan ajukan (anggaran) lagi," ujarnya.

Rieka Rahadiana






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: