AdamAir Akan Buka Rute ke Cina dan Vietnam
Senin, 16 April 2007 | 21:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Adam SkyConnections Airlines (AdamAir) berencana membuka rute penerbangan internasional ke Cina dan Vietnam. Pembukaan rute ini seiring dengan rencana Adam Air menjadi maskapai penerbangan terbesar di Asia.
Demikian disampaikan Direktur Komunikasi AdamAir Danke Dradjad seusai Pertemuan Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (Penas) XII di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (16/4).
"Dalam lima tahun ini, kami mulai untuk menjadi (maskapai penerbangan) yang terbesar di Asia," kata Danke. Untuk itu, tutur dia, dalam lima tahun ke depan AdamAir berencana menambah armada pesawat sebanyak 60 unit.
Namun, dari mana armada pesawat itu akan didatangkan, Danke enggan menjelaskan lebih lanjut. Tahun ini, menurut dia, AdamAir berencana menambah tiga unit pesawat dengan tipe Boeing 737-400.
"Bulan ini sudah datang satu armada, bulan-bulan depan ada dua lagi. Tapi dari mana belinya, saya belum bisa katakan, "ucapnya. Adapun armada pesawat yang telah dimiliki AdamAir saat ini sebanyak 22 unit.
Selain menambah jumlah armada pesawat, untuk meningkatkan kinerja operasional AdamAir juga mendatangkan enam konsultan penerbangan dari Amerika dan Inggris. Danke mengatakan, enam konsultan yang dikontrak selama dua tahun ke depan itu telah bekerja di AdamAir selama seminggu.
"Mereka sukses mengelola manejemen Korea Airlines, Amerika Airlines. Mereka sukses mengembangkan maskapai-maskapai itu dari keterpurukan," ujarnya.
Mengenai peringkat dari Departemen Perhubungan yang menyatakan AdamAir berada pada kategori III terkait musibah beberapa waktu lalu, Danke mangatakan, hal itu tidak berpengaruh terhadap jumlah penumpang di AdamAir.
Penurunan jumlah penumpang, kata dia, hanya terjadi pada minggu pertama saat musibah itu terjadi, yakni sebesar 10 persen.
Menurut Danke, jumlah penumpang AdamAir saat ini masih mencapai 75-80 persen. "Masih tetap dilirik, menjelang akhir pekan selalu full sheet dari hari-hari biasa," katanya.
SURYANI IKA SARI
Topik :






Komentar Anda :