Kinerja Ekonomi 2008-2009 Bakal Terganggu

Rabu, 18 April 2007 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kinerja ekonomi 2008-2009 bakal terganggu Pemilihan Umum. Ekonom Faisal Basri mengatakan, saat itu menteri-menteri kabinet mulai tersita waktunya untuk kampanye.

"Termasuk Presiden dan Wakil Presiden sibuk kampanye melulu, kan mempengaruhi titik berat (pertumbuhan ekonomi)," kata Faisal Basri di Jakarta.

Dia meragukan optimisme Boediono bahwa tahun 2009 Indonesia sudah kembali ke era prakrisis ekonomi. Saat itu diperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai angka 7 persen produk domestik bruto. "Kalau saya prediksi, 2007 ini tumbuh 5,9, 2008 tumbuh 6,3, sementara 2009 naik sedikit 6,5 persen PDB," kata dia.

Meski pertumbuhan 2009 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak optimal sebab didorong konsumsi pemerintah.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Perekonomian Boediono mengatakan perkembangan ekonomi lebih menjanjikan. Menurutnya, investasi mulai bangkit. Juga indikator dini pertumbuhan ekonomi menunjukkan angka cukup menggembirakan.

Dia tetap optimistis tahun 2009 pertumbuhan bisa menembus 7 persen PDB. "Melihat trennya saya yakin bisa (7 persen). Kecuali kalau ada bencana luar biasa maupun kondisi (ekonomi) global yang anjlok mendadak," kata Boediono.

AGUS SUPRIYANTO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: