Pembelian Minyak Lewat Pasar Spot Diusulkan Dihapus

Jum'at, 20 April 2007 | 01:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamat perminyakan Kurtubi mengusulkan pengurangan impor minyak mentah lewat pasar spot. "Kalau bisa dihilangkan," katanya ketika dihubungi kemarin.

Ia berpendapat, pembelian minyak mentah lebih baik melalui kontrak jangka panjang berbentuk Government to Government (pemerintah dengan pemerintah) dengan negara produsen. Cara ini diyakini menutup peluang manipulasi. Apalagi, harga di pasar spot sering dipermainkan oleh pihak-pihak tertentu sehingga merugikan pembeli.

Pasokan dalam negeri pun akan terjamin dengan sistem kontrak sebab minyak terus dikirim sesuai kontrak. Alhasil, stok minyak akan terjaga sehingga tak perlu tambahan biaya untuk tangki penyimpanan. Pembelian bisa dilakukan oleh perusahaan minyak nasional.

Sebelumnya, PT Pertamina menyatakan akan menggunakan kontrak jangka panjang untuk mengimpor minyak. Selama ini, mayoritas minyak impor dibeli dari pasar spot yang harganya lebih mahal ketimbang dengan sistem kontrak.

Nieke Indrietta






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: