Bank Lippo Bukukan Laba Rp 165 Miliar

Selasa, 24 April 2007 | 19:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Laba bersih PT Bank Lippo Tbk. kuartal pertama tahun ini Rp 165 miliar. Laba ini meningkat 59 persen dibanding periode yang sama tahun 2006 yaitu Rp 104 miliar.

Peningkatan laba didukung kenaikan pendapatan operasional 61 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, Rp 477 miliar di kuartal I 2006 menjadi Rp 768 miliar.

"Peningkatan pendapatan operasional didorong pertumbuhan kredit dan pendapatan operasional lainnya," kata Direktur Treasury Bank Lippo, Gottfried Tampubolon, dalam siaran persnya.

Pendapatan operasional lainnya juga melonjak 189 persen dari Rp 102 miliar menjadi Rp 295 miliar di kuartal satu tahun ini. Kenaikan itu dipengaruhi kuatnya kinerja di provisi, komisi dan realisasi keuntungan atas penjualan efek yang diperdagangkan.

Sedangkan untuk kredit, meningkat 53 persen menjadi Rp 12,87 triliun dari Rp 8,41 triliun. Komposisi pemeberian kredit itu terdiri sekitar 29 persen diberikan kepada kredit korporasi, 47 persen kredit komersial (UKM/Usaha Kecil Menengah) dan 24 persen bagi kredit konsumer.

Selain itu, Bank Lippo juga telah mempertahankan kualitas kredit serta memperbaiki rasio kredit seret (NPL) menjadi 2 persen pada kuartal satu tahun ini, dari 2,8 persen pada periode yang sama tahun lalu. "Ini jauh di bawah ketentuan maksimum Bank Indonesia sebesar 5 persen," ujar Gottfried.

Dari sisi kewajiban, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 13 persen YoY menjadi Rp 26.328 miliar. Bank Lippo juga berhasil mempertahankan posisi sebagai salah satu bank terkemuka dengan beban bunga terendah dalam industri. Tabungan dan giro menyumbang 68 persen dari total DPK.

Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga mengakibatkan peningkatan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) dari 36 persen di kuartal satu tahun lalu menjadi 49 persen pada periode yang sama tahun ini. Untuk total aktiva Bank Lippo di kuartal I 2007 mampu mencapai Rp 33.102 miliar, naik sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan bunga bersih Bank Lippo juga melonjak 26 persen. Yaitu dari Rp 375 miliar pada kuartal I tahun lalu, menjadi Rp 473 miliar di kuartal I tahun ini. Bahkan ank Lippo juga terus meningkatkan efisiensi biaya seperti terindikasi dengan turunnya rasio cost-to-income dari 56 persen di kuartal I tahun 2006 menjadi 46 persen pada kuartal I 2007. "Walaupun beban operasionalnya sendiri naik menjadi Rp 353 miliar di kuartal I tahun ini," tutur Gottfried.

Untuk permodalan, Bank Lippo tetap kuat dengan total ekuitas naik sebesar 23 persen YoY menjadi RP 3,428 triliun, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di 26,1 persen pada akhir periode kuartal I tahun ini.


WAHYUDIN FAHMI

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: