Kontrak Listrik dengan Marubeni Diteken Bulan Depan
Rabu, 25 April 2007 | 23:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT PLN (Persero) akan menandatangani kontrak jual-beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan konsorsium Marubeni bulan depan.
Marubeni merupakan perusahaan dari Jepang yang memenangkan tender Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon (1x600 MW).
Deputi Direktur Pengelolaan Pembangkit Listrik Swasta (Independent Power Producer/IPP) PLN, Nasri Sebayang mengatakan kontrak akan diteken sekitar pertengahan Mei. "Harga jual listrik yang telah disepakati sebesar US$ 4,36 sen per kWh," katanya di Jakarta, Rabu sore(25/4).
Selain kontrak jual beli listrik PLTU Cirebon, kata dia, ada delapan kontrak lain yang akan ditandatangani pada saat yang bersamaan. Diantaranya, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla (Sumatera Utara) yang berdaya 380 MW, PLTU Kaltim (2x60 MW), dan pembangkit listrik kecil yang berada di Palu, Nunukan, dan Kupang. Nasri menyebutkan, harga jual listrik PLTP Sarulla yang telah disepakati sebesar US$ 4,64 sen per kWh.
Setelah penandatanganan kontrak jual beli listrik, lanjut Nasri,pengembang harus menyelesaikan masalah keuangan (financial closing) dalam waktu 12 bulan.
Nieke Indrietta





