PLN Didorong Gandeng Investor Qatar dan Bahrain
Senin, 30 April 2007 | 21:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah tengah mengupayakan adanya kontrak antara PT PLN (Persero) dengan investor pembangkit listrik asal Qatar dan Bahrain.
"Kami sedang kerja keras agar ada kesepahaman dan kontrak dengan PLN sehingga pembangunan bisa kita mulai," kata Utusan Khusus Presiden Untuk Kawasan Timur Tengah, Alwi Shihab, kepada wartawan di Kantor Wapres, Senin (30/4).
Investor asal Qatar dan Bahrain, kata dia, sudah menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan swasta nasional untuk membangun pembangkit listrik 150 megawatt di Riau dengan nilai investasi US$ 600 juta. Investasi juga dilakukan untuk pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan dengan nilai investasi US$ 700 juta.
Alwi mengatakan, jika pembangunan dengan investasi dari Qatar dan Bahrain tersebut berjalan lancar maka akan banyak investor Timur Tengah lainnya yang masuk. Ia mencontohkan perusahaan properti asal Uni Emirat Arab, Dubai World, sudah ditawarkan untuk membangun kawasan wisata di Klungkung dan Nusa Penida, Bali.
Dubai World juga akan membangun gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia. Rencananya, kata Alwi, gedung tersebut akan dibangun di tengah kota Jakarta antara kawasan Kuningan dan Jalan Sudirman.
Pembangunan gedung tersebut, kata dia, membutuhkan lahan dengan minimal luas 5 hektare. "Kami sedang carikan tanah baik dari (pemerintah provinsi) DKI Jakarta atau yang lain," ujarnya.
OKTAMANDJAYA WIGUNA
Topik :




Komentar Anda :