|
Pemerintah Sulit Penuhi Permintaan Hari Buruh Sebagai Libur Nasional
Senin, 30 April 2007 | 21:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Permintaan sejumlah organisasi buruh agar Hari Buruh Nasional yang jatuh pada 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur nasional masih sulit dipenuhi.
Sebab, menurut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno, usulan tersebut harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan departemen lain. Setelah ada persetujuan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus diajak bicara untuk memutuskan ini.
"1 Mei jadi libur nasional tidak bisa diputuskan sendiri," kata Erman seusai melakukan Rapat Koordinasi di Departemen Keuangan Senin (30/4) Sore.
Dia menegaskan sejauh ini usulan ini masih konsumsi di tingkat instansinya. Erman juga enggan menyebutkan sikapnya terkait permintaan buruh ini. "Saya tidak dalam kapasitas setuju atau tidak untuk merespon ini, akan saya bicarakan dulu antar lintas departemen," kata dia.
Terkait dengan hari buruh besok, Erman mengimbau agar peringatannya tidak dilakukan secara anarkis. Demo tidak dilarang, tetapi diminta dilakukan secara tertib dan tidak menciptakan suasana yang bisa merusak iklim investasi. "Kalau bisa di lakukan di lingkungan perusahaan kerjanya saja, " kata Erman.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|