Telkom Intensifkan Jaringan Internet Pita Lebar

Selasa, 01 Mei 2007 | 01:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) intensif meningkatkan kapasitas jaringan internet pita lebar (bandwith) internasional karena 65 persen pengguna internet Indonesia saat ini lebih sering mengakses situs luar negeri.

Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, mengatakan penambahan kapasitas jaringan internasional juga ditujukan untuk menjadi tulang punggung akases internet bila jaringan internasional lainnya terganggu.

"Pelanggan akan tetap bisa terhubung dengan internet bila ada salah satu jaringan yang mengalami kerusakan," kata Eddy di Jakarta kemarin.

Penambahan bandwith internasional Telkom untuk meningkatkan kecepatan layanan akses data dan Internet Telkom, termasuk pengguna akses broadband Speedy. "Tarif aksesnya juga lebih efisien karena kapasitasnya besar," ujarnya.

Menurut Eddy, jumlah pengguna internet Indonesia menempati urutan ke-13 terbesar dunia, tapi bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang sebesar 221 juta, angka penetrasinya menjadi sangat kecil yaitu 8,1 persen. Sedangkan penetrasi layanan internet pita lebar hanya 0,1 persen.

Besaran ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang terendah penetrasi internet pita lebarnya. "Semua itu disebabkan keterbatasan bandwidth, sehingga menghambat ekspansi akses broadband," kata Eddy.

Eko Nopiansyah






Komentar Anda

Kirim