Harga Minyak Goreng Harus Turun dalam Dua Pekan

Kamis, 03 Mei 2007 | 07:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Produsen kelapa sawit diminta segera merealisasi pasokan kelapa sawit mentah untuk menurunkan harga minyak goreng.

Realisasi pasokan minyak mentah ini ditargetkan menurunkan harga minyak goreng curah di pasar pada dua pekan mendatang mencapai di bawah Rp 7.000 per kilogram. Sementara itu, apabila pada akhir Mei nanti tak tercapai target penurunan harga menjadi Rp 6.500-6.800 per kilogram, pajak ekspor kelapa sawit akan ditetapkan.

"Penurunan harga tak bisa dilakukan secara drastis, ditakutkan para spekulan akan mengambil peluang," ujar Direktur Jenderal Agro dan Kimia Benny Wahyudi di Departemen Perindustrian kemarin. Hingga kini, sudah ada produsen dan pengolah minyak goreng yang melakukan operasi pasar hingga 1.000 ton, yakni PT SMART Tbk., PT Asian Agri, dan PT BES.

Menurut Benny, saat ini harga minyak goreng curah yang masih di atas Rp 7.500 merupakan produk lama, dengan harga kelapa sawit mentah Rp 6.500 per kilogram. "Jadi kan produsen tak mungkin menjual dengan rugi," katanya.

Sedangkan dari skema pasokan minimum 100 ribu ton kelapa sawit mentah, harga kelapa sawit mentah dari produsen ditetapkan Rp 5.700 per kilogram, sehingga harga jual minyak goreng menjadi Rp 6.500-6.800 per kilogram.


l YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim