Pelaku Bursa Saham Apresiasi Positif Reshuffle
Senin, 07 Mei 2007 | 09:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Meski hasil reshuffle kabinet belum diumumkan secara resmi, pelaku bursa saham cenderung memberikan apresiasi positif. Pelaku pasar menginginkan adanya perubahan terkait kebijakan pemerintah di bidang politik dan hukum. Reshuffle yang dilakukan pemerintah dinilai akan mendongkrak pergerakan saham di Bursa Efek Jakarta.
"Pelaku bursa selama ini menilai beberapa menteri di bidang politik atau pun hukum hanya menimbulkan gonjang ganjing saja. Selain itu butuh tim yang seharusnya lebih mendukung kebijakan presiden," ujar analis bursa Hendra Bujang dari Corfina Capital saat dihubungi Senin (7/5).
Adapun terhadap menteri ekonomi, kata dia, tak perlu diganti sebab kinerjanya cukup bagus dalam menciptakan kestabilan ekonomi makro. Menurut Hendra, secara umum terdapat beberapa faktor yang akan mendongkrak saham pada perdagangan Senin ini. Selain reshuffle, nilai tukar rupiah menguat di bawah Rp 8.900 dan harapan turunnya suku bunga Bank Indonesia seiring terjadinya deflasi pada April.
Indeks bursa saham global pun dinilai akan mendongkrak pergerakan saham pada Senin ini. "Beberapa bursa global sedang rebound," kata dia. Dengan faktor-faktor tersebut, kata dia, indeks pada hari ini memiliki peluang menyentuh psikologis baru di level 2050-2070. Pada perdagangan hari ini, indeks dibuka di level 2003,3.
Saham pertambangan menjadi faktor penguat indeks seiring naiknya harga komoditas seperti nikel, dan emas. Selain itu saham telekomunikasi dan perbankan masih terus diburu seiring kinerja positif kuartal pertama.
Yuliawati
Topik :




Komentar Anda :