Belanja TI Perbankan Diperkirakan Naik 16 persen
Rabu, 09 Mei 2007 | 12:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Belanja teknologi informasi (TI) sektor perbankan diperkirakan meningkat 15-16 persen tahun ini. Pada 2006, belanja TI perbankan mencapai US$ 700 juta dari total belanja nasional sekitar US$ 2,4 miliar.
Ketua Asosiasi Perangkat Lunak Indonesia (Aspiluki) Djarot Subiantoro mengatakan, peningkatan belanja TI perbankan itu dipengaruhi oleh rencana perluasan jaringan dan perbaruan sistem teknologi informasi perbankan.
"Perbankan merupakan sektor yang belanja TI-nya terbesar," kata Djarot di sela acara The Asia Pacific Conference and Exibition On Banking Excellence di Jakarta Convention Centre, Rabu (9/5).
Dia menjelaskan bahwa belanja TI perbankan tahun ini sebesar 22 persen akan dialokasikan untuk perangkat lunak (software) dan sistem layanan perbankan. Sementara, sisanya sebesar 78 persen akan dibelanjakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi dan perangkat keras.
Menurut Djarot, investasi TI sektor perbankan akan tertuju pada pengembangan arsitektur layanan bersama atau share service. Maksudnya adalah investasi untuk pengembangan satu jenis teknologi yang dapat digunakan secara bersama dengan bank lain. Sehingga biaya investasinya dapat dikurangi.
EKO NOPIANSYAH
Topik :




Komentar Anda :