Wijaya Karya Ajukan Lima Penjamin Emisi
Rabu, 09 Mei 2007 | 18:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Wijaya Karya akan mengajukan lima penjamin emisi penjamin emisi penawaran saham perdana (IPO) kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Jalil. Lima calon penjamin emisi itu merupakan hasil evaluasi dan seleksi sembilan perusahaan efek dalam tender (beauty contest) belum lama ini.
Dari lima calon penjamin emisi tersebut, dua diantaranya merupakan konsorsium, yaitu PT Danareksa Sekuritas-PT Trimegah Securities, dan PT Bahana Securities-CIMB-PT Indo Premier Securities. Tiga lainnya, PT Optima Karya Sekuritas, PT Danatama Securities dan PT Mandiri Sekuritas berdiri sendiri. "Sedangkan CLSA mengundurkan diri," kata Direktur Utama Wijaya Karya A Soetjipto, seusai acara BUMN Executive Club di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Rabu (9/5).
Rencananya, kata dia, besok (Jumat, 11/5) juga akan dilakukan rapat untuk menentukan peringkat penjamin emisi yang direkomendaikan oleh perseroan. Selanjutnya, hasil pemeringkatan itu akan diajukan kepada Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, melalui Tim Kerja Wijaya Karya dan Kementerian Negara BUMN. "Mudah-mudahan tidak ada masalah. Lagi pula pak Sofyan orangnya terbuka, sehingga komunikasi bisa segera disampaikan," ujar dia.
Dalam IPO nanti, pemerintah akan melepas 35 persen saham Wijaya Karya kepada publik, dengan target perolehan dana sekitar Rp 300-400 miliar. Dana itu pun sepenuhnya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan untuk mengembangkan usaha konstruksi baik di dalam dan luar negeri.
Dia juga memperkirakan IPO perusahaan jasa konstruksi milik negara ini baru bisa terlaksana pada Agustus-September tahun ini. Namun, seandainya proses penunjukkan penjamin emisi bisa rampung bulan ini, dia optimistis pelaksanaan IPO sudah bisa dilakukan Juni. "Makanya saya berharap proses penunjukkan (penjamin emisi) bisa selesai dalam waktu seminggu," katanya.
Wahyudin Fahmi




Komentar Anda :