Kalla : Pemberian Kredit Bank Belum Adil

Rabu, 09 Mei 2007 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA-- Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali mengkritik perbankan nasional karena bertindak kurang adil dalam memberikan kredit. Selama ini perbankan lebih mengutamakan pemberian kredit kepada perusahaan besar ketimbang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut dia, dalam memberikan pinjaman, perbankan lebih mempermudah persyaratan kredit dan memberikan bunga rendah kepada pengusaha besar. Sebaliknya syarat pemberian kredit kepada UMKM sulit dan bunganya tinggi. "Kredit pengusaha besar mudah dan murah. Kredit pengusaha kecil mahal dan susah, " ujarnya saat memberi sambutan dalam pembukaan APCONEX di Jakarta Convention Centre hari ini.

Suku bunga pinjaman untuk UKM mencapai 24 persen flat per tahun. Sedangkan kredit korporasi hanya 12 persen flat pertahun. "Jadi keadilan macam apa kalau seperti itu?" sergah Kalla.

Dia mendesak perbankan segera merasionalisai tingat bunga kredit UMKM. Dia berharap tingkat bunga untuk UMKM tidak hanya diserahkan kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) karena bisa membenani bunga 30 persen flat karena tingginya biaya operasional. "Jangan mengambil kesempatan. Jangan mengambil fungsi tengkulak dan jangan mengambil fungsi rumah gadai," cetusnya.

Suryani ika sari | sutarto






Komentar Anda

Kirim