Maskapai Nasional Disarankan Merger

Kamis, 10 Mei 2007 | 00:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menyarankan maskapai-maskapai penerbangan nasional agar merger untuk menyambut liberalisasi penerbangan ASEAN mulai 2008. Tujuannya, agar industri penerbangan nasional menjadi kuat.

“Kalau masih sikut-sikutan seperti sekarang, saat liberalisasi nanti kita akan dimakan asing,” katanya Selasa lalu di Jakarta. Dudi mengusulkan cara lain untuk memperkuat industri penerbangan nasional, yakni memperkuat jaringan jalur penerbangan nasional “Sekedar pembanding, koneksi jalur penerbangan di Amerika dan Eropa sudah kuat sekali.”

Dudi mendukung rencana pola pengumpul dan pengumpan (hub and spoke) yang dirintis oleh Departemen Perhubungan. Menurut dia, pola memilah jalur utama dan cabang itu akan memperkuat jalur penerbangan nasional. Tapi sekarang pengertian hub and spoke belum jelas. “Terlihat, jalur-jalur cabang masih dilayani oleh pesawat besar,” paparnya.

Harun Mahbub Billah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: