Revitalisasi Pabrik Gula PTPN IX Butuh Rp 1,5 Triliun

Sabtu, 12 Mei 2007 | 14:33 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX membutuhkan dana sebesar Rp 1,8 triliun untuk merevitalisasi delapan pabrik gula miliknya. Namun hingga kini, perusahaan tersebut baru memiliki dana sebesar Rp 296 miliar. Padahal, target swasembada gula tinggal tiga tahun lagi.

“Rencana revitalisasi sedang dibahas,” ujar Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX S Hartoyo.

Menurut Hartoyo, dengan pabrik yang dibangun pada tahun 1835, produksi gula nasional masih jauh untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Dia menyebutkan kebutuhan gula setiap tahunnya sebanyak 3,6 juta ton. Sementara produksi gula nasional hanya 2,3 juta ton. “Pelaksanaan revitalisasi tergantung dari pemerintah dan PTPN IX sendiri dalam mendapatkan dana,” katanya.

Pabrik Gula Tasikmadu Karanganyar, yang memulai masa gilingnya pada Jumat (11/5) dengan menggunakan mesin baru pemurnian nira dari Carbonitasi ke Sulfitasi.

Menurut Administratur Pabrik Gula Tasikmadu Hanung Trihutomo, dengan mesin senilai Rp 16 miliar tersebut diharapkan terjadi peningkatan produksi. “Kadar gulanya akan lebih meningkat menjadi sekitar 6,41 persen dan efisiensi produksi meningkat tiga persen dari 85 persen menjadi sekitar 88 persen,” katanya.

Imron Rosyid

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :