Swasta Minta Disiapkan Infrastruktur di Daerah Tertinggal
Kamis, 17 Mei 2007 | 09:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan swasta meminta pemerintah menyediakan infrastruktur di daerah-daerah tertinggal. Tanpa sarana itu, kalangan swasta enggan terlibat dalam program percepatan pembangunan daerah.
“Swasta berani ikut (program pembangunan daerah tertinggal) apabila secara ekonomi menguntungkan,” ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri M.S. Hidayat, Jakarta (15/5). Pembangun infrastruktur dengan dana swasta, kata Hidayat, tak mungkin terjadi karena tak ada jaminan keuntungan.
Saat ini pemerintah sedang menyiapkan payung hukum percepatan pembangunan daerah tertinggal guna menarik minat swasta untuk investasi. Pembahasan akan melibatkan lintas departemen dan sektoral.
“Tak semua sektor menjadikan lokus pembangunan pada daerah tertinggal,” ujar Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Lukman Edy.
Menurut Lukman, swasta seharusnya tak hanya berorientasi pada keuntungan, tapi juga berpikir idealisme membantu pembangunan daerah yang belum tersentuh kemajuan. “Swasta bisa masuk melalui program pemberdayaan masyarakat dan kapasitas kelembagaan ekonomi,” katanya.
Yuliawati
Topik :




Komentar Anda :