Bursa Global Dongrak Indeks dan Rupiah

Jum'at, 18 Mei 2007 | 09:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kenaikan bursa Gobal terutama Bursa Wall Street yang sempat menyentuh level tertinggi akan berdampak positif pada bursa saham di negera berkembang seperti Indonesia.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupaih akan mengalami pergerakan dalam kurun sepekan diperkirakan akan bergerak positif akibat hal ini.

"Belum lagi didukung oleh Kondisi makro ekonomi Indonesia yang semakin positif, membuat kepercayaan investor makin meningkat," kata Ekonom Standar Chartered Bank Fauzi Ichsan ketika dihubungi Tempo (18/5).

Pada Rabu lalu, kata dia, IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang bursa atau naik sebesar 25 poin pada penutupan perdagangan. Rupaih juga ditutup menguat pada level RP 8700 sampai Rp 8800.

"Pada pembukaan bursa senin nanti, indeks dan rupiah akan cenderung menguat nilainya akibat kombinasi pengaruh global dan kondisi ekonomi makro dalam negeri," kata dia. Aliran dana asing, ujar fauzi, diduga juga akan meningkat akibat bergeliatnya pasar saham di bursa global.

"Indonesia akan terkena dampaknya, para investor juga akan tertarik memarkir dananya di portofolio lokal," kata dia.

Hal yang perlu diantisipasi, ujar dia, adalah kondisi sekarang yang rawan terhadap pembelian dollar karena coorporasi giat mencari dollar untuk membayar utang luar negerinya. Jika aksi ini dilakukan secara bersamaan, maka nilai tukar diperkirakan akan melemah tajam.

Anton Aprianto

TOPIK






Komentar Anda

Kirim