Bursa Global Akan Dongkrak Indeks dan Rupiah

Jum'at, 18 Mei 2007 | 11:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan bursa gobal terutama bursa di Wall Street yang sempat menyentuh level tertinggi, akan berdampak positif pada bursa saham di negera berkembang, termasuk Indonesia. Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak positif. "Belum lagi didukung oleh kondisi makro ekonomi Indonesia yang semakin positif, membuat kepercayaan investor makin meningkat," kata Ekonom Standar Chartered Bank Fauzi Ichsan kepada Tempo di Jakarta, Jumat (18/5).

Rabu lalu, kata dia, IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang bursa atau naik sebesar 25 poin pada penutupan perdagangan rabu lalu. Rupiah juga masih menguat di lebel 8.700-8.800 per dolar. "Pada pembuakaan bursa senin nanti, indeks dan rupiah akan cenderung menguat nilainya akibat kombinasi pengaruh global dan kondisi ekonomi makro dalam negeri," ujarnya.

Aliran dana asing diduga juga akan meningkat akibat bergeliatnya pasar saham di bursa global. "Indonesia akan terkena dampaknya. Para investor juga akan tertarik memarkir dananya di portofolio lokal," kata dia.

Namun, perlu ada antisipasi karena kondisi saat ini juga rawan pembelian dolar dalam jumlah besar. Penyebabnya, kata dia, korporasi giat mencari dolar untuk membayar utang valuta asing. "Jika aksi ini dilakukan secara bersamaan, rupiah bisa melemah tajam."

Anton Aprianto






Komentar Anda

Kirim