Kalla Kritik Pengamat Ekonomi

Selasa, 29 Mei 2007 | 15:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik pengamat ekonomi dan pihak-pihak yang selalu pesimistis terhadap kondisi ekonomi dan program pemerintah. "Ada teman-teman yang merasa pintar. Begitu statistik jelek dan inflasi naik lalu tepuk tangan dan bikin seminar di mana-mana," katanya saat memberikan sambutan dalam Indonesian Investment Forum II di Jakarta, Selasa (29/5).

Mereka, kata Wakil Presiden, kemudian menjelek-jelekkan pemerintah, terutama presiden dan menterinya dengan dasar statistik yang ada. Namun, ketika ada statistik yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan turunnya angka pengangguran, mereka meragukan dan bahkan menolak data statistik—yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). "Saya sungguh kasihan. Saya tidak habis pikir itu. Jadi kalau rakyat senang (rupanya) ada orang yang tidak bisa tidur. Kasihan itu," ujarnya.

Sebelumnya para ekonom dari Tim Indonesia Bangkit meragukan independensi BPS dalam mengeluarkan data statistik. Bahkan Tim Indonesia Bangkit menuding pemerintah mengintervensi data dan metodologi survei BPS.

Oktamandjaya Wiguna

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :