Wakil Presiden : Emiten Harus Konsekuen Dengan Prospektus

Selasa, 29 Mei 2007 | 15:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pelaku pasar modal harus ikut aktif mendorong pertumbuhan pasar riil dan menggerakkan ekonomi bangsa. Karena itu, dia mendesak perusahaan tercatat (emiten) konsekuen dengan prospektusnya, yakni pendapatan dari pasar modal digunakan untuk ekspansi perusahaan.

"(Harus) sesuai dengan janji perencanaan di prospektus. Hasil IPO (Initial Public Offering) dipakai untuk ekspansi," katanya saat membuka Indonesian Investment Forum di Jakarta Convention Center, Selasa (29/5).

Dia yakin apabila ekspansi dilakukan, sektor riil dan ekonomi nasional bisa bergerak. Dia mencontohkan perusahaan perkebunan kelapa sawit harus menggunakan pendapatan dari pasar modal untuk memperluas perkebunan, sehingga meningkatkan suplai minyak sawit mentah dan membuat harga minyak goreng dalam negeri menjadi stabil.

Begitu juga, kata dia, perusahaan tekstil seharusnya menggunakan pendapatan dari penjualan saham untuk memperluas pabriknya dan meningkatkan jumlah tenaga kerja. "Pasar modal memang tempat berspekulasi bagi investor. Tapi bagi perusahaan itu tempat ekspansi," katanya. "Jadi harus sesuai prospektus bukan dapat gain besar lalu beli rumah di Singapura," ujarnya menambahkan.

Dia juga mengkritik pelaku pasar yang menangguk banyak dana dari pasar modal kemudian dimasukkan ke Sertifikat Bank Indonesia dan Surat Utang Negara atau dibawa ke luar negeri. "Tindakan seperti itu sama sekali tidak memberikan manfaat kepada negara."

Oktamandjaya Wiguna

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :