Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

United Tractors Akan Akuisisi Empat Tambang Batubara
Rabu, 30 Mei 2007 | 17:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT United Tractors Tbk. melalui anak usahanya PT Pamapersada Nusantara berencana mengakusisi empat tambang batubara skala menengah di wilayah Kalimanatan Timur dan Selatan pada tahun ini. Saat ini, perseroan sudah melakukan due dilligence yang ditargetkan kelar akhir tahun.

Menurut Presiden Direktur United tractors, Djoko Pranoto, perseroan berharap minimal bisa mengakuisisi satu tambang. Namun, Djoko masih enggan untuk menyebutkan tambang mana saja yang sudah dijajaki oleh perseroan.

Akan tetapi, lanjut Djoko, perseroan mentargetkan untuk mengakuisisi tambang batubara yang telah memiliki deposit minimal 20-30 juta ton. "Kalau sampai tidak dapat, akan kami mencari lagi," kata Djoko, pada acara Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta Convention Center, Rabu (30/5).

Sedangkan dana akuisisi, sebesar 30 persen akan menggunakan ekuiti perseroan. Sisanya akan berasal dari pinjaman bank, baik dari bank lokal maupun asing.

Selain akuisisi tambang batubara, Pamapersada juga berencana mengakuisisi tambang nikel. "Namun sejauh ini, perseroan baru pada tahap awal pencarian," tutur Djoko.

Djoko mengatakan bahwa tambang akan dipilih yang berlokasi di wilayah Sulawesi Selatan. Alasannya adalah tambang nikel di wilayah tersebut memiliki deposit yang relatif besar.

Pada April 2007, Pamapersada telah menuntaskan proses akuisisi tambang batubara dengan total nilai US$ 85 juta. Target produksi tambang ini sebesar 3 juta ton per tahun.

Pada triwulan I tahun 2007, United Tractors yang bergerak di bisnis alat-alat berat ini mencatat laba bersih Rp 3,7 triliun. Jumlah ini naik tipis dari pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya Rp 3,5 triliun. "Peningkatan laba bersih didorong dari peningkatan penjualan alat berat komatsu oleh divisi Mesin Konstruksi," ujar Djoko.

Sepanjang tahun 2007, perseroan mentargetkan pendapatan dan laba bersih dapat tumbuh sebesar 20-25 persen. Pertunbuhan itu diperkirakan akan didukung oleh peningkatan penjualan alat berat.

Wahyudin Fahmi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Batu Bara Butuh Investasi Rp 11,7 Triliun
Indonesia Pemasok Batu Bara Terbesar
Kapal Pengangkut 9.000 Ton Batubara Terdampar
KPC Diadukan ke Bapepam
Indonesia Kehilangan US$ 2 Miliar dari Angkutan Baru Bara
Gasifikasi Batu Bara untuk Pabrik Pupuk
Perusahaan Tambang Batu Bara di Jambi Dihentikan
Pemerintah Daerah Tolak Lapor Produksi Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara Untuk Listrik Bakal Naik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk100988 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji
Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data