Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bukit Asam Akan Akuisisi Perusahaan Tambang
Kamis, 31 Mei 2007 | 00:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) merencanakan untuk mengakuisisi 11 perusahaan tambang batubara di Kalimantan. Ekspansi usaha ini dilakukan melalui anak perusahaannya, PT Bukit Asam Prima, yang baru didirikan April 2007 lalu.

Direktur Utama Sukrisno menuturkan, dana akuisisi akan diambil dari kas internal perseroan sebesar Rp 1,6 triliun. "Jika masih kurang, ada kemungkinan akan meminjam dari bank," papar dia pada acara Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta, kemarin.

PT United Tractor Tbk. juga sedang menjajaki rencana akuisisi empat perusahaan tambang batubara di Kalimantan Timur dan Selatan melalui anak perusahaannya PT Pamapersada Nusantara. Hal ini dikemukakan Presiden Direktur PT United Tractors, Djoko Pranoto, pada acara yang sama.

Baik Sukrisno maupun Djoko Pranoto belum bisa menyebutkan perusahaan tambang mana saja yang sudah dijajakinya. Menurut Djoko, PT United Tractor mentargetkan untuk mengakuisisi tambang batubara yang telah memiliki deposit minimal 20-30 juta ton.

Sedangkan Sukrisno menjelaskan, saat ini kapasitas produksi anak perusahannya PT Bukit Asam Prima baru mencapai 1 juta ton per tahun. “Setelah adanya akuisisi, diharapkan kapasitas produksi meningkat 3 juta ton per tahun,” jelas dia.

PT Tambang Batubara Bukit Asam tahun ini mentargetkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 20 persen dari 2006 sebesar Rp 3,53 triliun dengan laba melebihi tahun sebelumnya. Kuartal I 2007, perusahaan sudah mengantongi laba bersih Rp 198,7 miliar, naik 185 persen dibanding periode sama tahun 2006.

Sementara PT United Tractors kuartal I 2007 mencatat penjualan bersih Rp 3,7 triliun, naik 5,7 persen dari periode sama 2006 yang Rp 3,5 triliun. Tahun ini, perseroan mentargetkan pendapatan dan laba bersih dapat tumbuh sebesar 20-25 persen.

Analis PT Sarijaya Permana Sekuritas Rafdi Prima mengatakan rencana akuisisi yang akan dilakukan kedua perusahaan tersebut dinilai cukup positif, mengingat batubara merupakan kebutuhan energi alternatif yang terus meningkat. “Ekspansi usaha yang dilakukan perusahan ke depan masih prospektif,” katanya.

Untuk itu, Rafdi merekomendasikan beli untuk saham United Tractor target level bisa ke Rp 7.800 per saham. Sedangkan untuk saham PT Tambang Batubara Bukit Asam tahan dulu. “Harga masih cenderung konsolidasi,” jelas dia.

I Wahyudin Fahmi/Muchtar Wijaya


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

United Tractors Akan Akuisisi Empat Tambang Batubara
Industri Batu Bara Butuh Investasi Rp 11,7 Triliun
Indonesia Pemasok Batu Bara Terbesar
Kapal Pengangkut 9.000 Ton Batubara Terdampar
KPC Diadukan ke Bapepam
Indonesia Kehilangan US$ 2 Miliar dari Angkutan Baru Bara
Gasifikasi Batu Bara untuk Pabrik Pupuk
Perusahaan Tambang Batu Bara di Jambi Dihentikan
Pemerintah Daerah Tolak Lapor Produksi Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara Untuk Listrik Bakal Naik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk101011 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data