BPS Pastikan Tidak Terjadi Deflasi
Senin, 04 Juni 2007 | 10:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik memastikan deflasi tidak kembali terjadi bulan ini. Naiknya harga minyak goreng menyebabkan kembali terjadi inflasi.
"Tapi kenaikannya tidak begitu besar. Karena faktor utamanya yaitu beras masih cenderung turun," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan, sebelum rapat kerja Asumsi Makro 2008 dengan Komisi Keuangan dan Perbankan di Jakarta.
Namun dia belum mau menyebutkan berapa besar laju inflasi tersebut. Siang ini, BPS rencananya akan mengumumkan data tentang inflasi.
Laju inflasi year on year pada bulan ini, menurut dia, belum tentu naik. Pasalnya, mundurnya masa panen juga mempengaruhi laju inflasi. "Minyak goreng memang menarik kuat ke atas (menyebabkan inflasi naik), tapi penurunan harga beras masih bisa mengimbangi," katanya.
Seperti diketahui, bulan lalu BPS mencatat terjadinya deflasi sebesar 0,16 persen. Hal ini terutama disebabkan karena penurunan harga di kelompok bahan makanan yang menyumbang 1,3 persen terhadap inflasi bulanan. Sedangkan laju inflasi April year on year sebesar 6,29 persen.
ANTON APRIANTO/RR ARIYANI





