Penjualan Niaga Aset Manajemen Tertunda
Selasa, 05 Juni 2007 | 16:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana PT Bank Niaga Tbk. penjualan seluruh sahamnya di anak perusahaan, yakni PT Niaga Aset Manajemen kepada CIMB Principal Asset Management Berhad tertunda.
Penyebabnya, menurut Sekretaris Perusahaan Bank Niaga Rizky P. Hasan, jumlah pemegang saham minoritas yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) independen Bank Niaga kemarin tak memenuhi jumlah yang disyaratkan (kuorum). "Kami akan minta persetujuan pemegang saham minoritas lagi nanti. Kemungkinan akhir Juni mendatang," katanya di Jakarta kemarin.
Dia menjelaskan, transaksi pengalihan Niaga Aset Manajemen kepada CIMB Principal merupakan transaksi benturan kepentingan. Karena calon pembeli merupakan pihak terafiliasi dengan pemegang saham mayoritas Bank Niaga, yakni Bumiputra-Commerce Holdings Berhad. Sesuai dengan ketentuan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), jumlah minimal pemegang saham minoritas yang hadir minimal 50 persen. Namun, dalam RUPSLB tadi jumlah pemegang saham minoritas yang datang hanya sekitar 40 persen. "Jadi tak memenuhi kuorom."
Padjar Iswara




Komentar Anda :