Shell Berminat Ikut Program Konversi Minyak Tanah

Selasa, 05 Juni 2007 | 20:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan minyak dan gas, Shell, akan berpartisipasi dalam program konversi minyak tanah ke elpiji. "Shell akan berpartisipasi dalam membikin jaringan," kata Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil, kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Selasa (5/6).

Sofyan mengatakan, minat Shell tersebut dalam pertemuan Executive Director Royal Dutch Shell Group, Rob Routs, dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sofyan tidak menjelaskan berapa jumlah investasi dalam konversi tersebut karena menurutnya Shell tidak menyebut angka modal yang akan dibawanya.

Menurut Sofyan, Indonesia membutuhkan investasi sebesar US$ 2 miliar untuk program konversi minyak tanah ke elpiji. Sofyan mengatakan, Shell juga akan meningkatkan investasi di sektor retail dengan menambah jumlah pom bensin serta di sektor hulu produksi minyak dan gas.

Terkait dengan pengembangan investasi di sektor hulu tersebut, Sofyan mengatakan Shell juga menanyakan kesempatan untuk bisa ikut berpartisipasi di blok migas Natuna D-Alpha. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kalla mengatakan masalah Natuna masih dalam proses negosiasi dengan itikad baik antara pemerintah dengan ExxonMobil.

OKTAMANDJAYA WIGUNA

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :