Rupiah Berpotensi Kembali ke Rp 9 ribu

Kamis, 07 Juni 2007 | 08:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah berpotensi kembali ke level Rp 9 ribu, setelah pada perdagangan kemarin menunjukkan posisi melemah di level Rp 8.875 per dolar. Peluang besar rupiah kembali ke posisi Rp 9 ribu, apabila target resisten di level Rp 8.930 tercapai pada perdagangan hari ini atau beberapa hari ke depan.

"Pelemahan kemungkinan berlanjut, disebabkan terjadi
profit taking (ambil untung) selain ada
penyesuaian dari pelaku pasar yang aktif pada
perdagangan mata uang Asia," ujar analis Integral
Investama, Toni Mariano kepada Tempo, Kamis (7/6).

Pada perdagangan kemarin, kurs rupiah dengan beberapa
mata uang asing lainnya juga mengalami koreksi.
Terhadap dolar Hong Kong, rupiah melemah ke Rp
1.136,55 dari 1.127,37, terhadap dolar Singapura turun
ke Rp 5.797,87 dari 5.750,75. Selain itu atas Euro
melemah ke Rp 11.994,65 dari 11.884,50, dan atas Baht
Thailand turun ke Rp 270,99 dari 267,27.

Menurut Toni, dalam jangka menengah atau diatas masa
tiga bulan, rupiah masih berpeluang untuk kembali
menyentuh level Rp 8.500. "Potensi melemahnya dolar
Amerika masih terlihat dari indikasi perbedaan
pertumbuhan ekonomi dengan Asia atau Eropa," jelasnya.
Selain itu ada indikasi negara-negara Eropa akan
menaikkan suku bunganya. "Jadi secara teori, rupiah
berpeluang menguat," ujarnya.

Fluktuasi nilai rupiah, ujar Toni lebih dipengaruhi
faktor global. "Pemain asing datang karena berharap
imbal hasil yang tinggi," katanya. Sehingga, faktor
penurunan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia yang
rencananya diumumkan Kamis ini, tak terlalu
signifikan berpengaruh.

Yuliawati






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: