British Petroleum Bangun Proyek Biofuel di Indonesia
Kamis, 07 Juni 2007 | 09:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:British Petroleum, perusahaan minyak raksasa asal Inggris berminat membangun proyek biofuel di Indonesia. BP membangun proyek biofuel untuk mememnuhi tingginya permintaan energi yang bersih.
"Rencana ini masih dalam tahap awal, kami masih mempelajari regulasi dan bagaimana pemerintah mendukung proyek ini," kata juru bicara BP, Niko Kanter, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (7/6).
Sekretaris Tim Nasional Pengembangan Bahan Bakar Nabati, Evita Legowo menyebutkan BP tertarik untuk mengembangkan proyek biofuel dengan bahan baku dari jatropa dan gula. Menurut Evita, BP pun telah berbicara dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang dianggap sebagai perusahaan perkebunan yang potensial dijadikan mitra lokal.
Sebelumnya, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Paulus Tjakrawan menganggap pemerintah belum menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan proyek biofuel. Sebab, hingga kini, pemerintah belum mengeluarkan peraturan khusus soal pengadaan bahan bakar nabati.
Menurut Paulus, perangkat hukum yang diperlukan untuk pengembangan biofuel seperti yang ada di Filipina. Negara itu sejak 17 Januari 2007 menerapkan Biofuel Act, dimana berlaku ketetapan penggunaan kandungan bahan bakar nabati sebesar 1 persen untuk semua jenis kendaraan. Dalam lima tahun ke depan, berlaku aturan penggunaan kandungan bahan bakar nabati sebanyak 5 persen.
Yuliawati





