BI : Rupiah Akan Menguat

Jum'at, 08 Juni 2007 | 15:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, tidak akan mengganggu perekonomian Indonesia.

Direktur Perencanaan Strategis dan Humas Bank Indonesia Budi Mulya mengatakan, pelemahan rupiah hanya bersifat sementara akibat nilai tukar regional yang juga melemah. "Ini sifatnya hanya temporer saja," kata Budi Mulya usai sholat Jumat di Bank Indonesia.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. hari ini sempat menyentuh Rp 9.050. Sebelumnya rupiah bertengger di level Rp 8.800 per dolar AS.

Budi menambahkan pelemahan rupiah hari ini juga disebabkan adanya aksi ambil untung (profit taking) para investor yang biasa dilakukan setiap akhir pekan. "Kami harapkan akan membaik dalam waktu singkat," katanya.

Dia juga membantah, kondisi ini lantaran pasar tidak merespon kebijakan Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunganya. Sebaliknya, Budi optimistis penurunan BI Rate akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi.

"BI Rate bagian dari pengelolaan likuiditas Bank Indonesia, untuk mencapai inflasi yang ditargetkan," katanya.

SURYANI IKA SARI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: