Produsen CPO Takut Ancaman Pemerintah

Jum'at, 08 Juni 2007 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Produsen CPO mengaku khawatir jika pungutan ekspor dinaikkan. Maka mereka berjanji berupaya agar program stabilisasi harga pada bulan ini mampu menurunkan harga minyak goreng curah.

“Kami akan habis-habisan agar PSH (program stabilisasi harga) berhasil, pengusaha kelapa sawit benar-benar serius,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Akmaludin Hasibuan, di Jakarta. Ia mengomentari ancaman pemerintah menaikkan pungutan ekspor menjadi 6,5 persen jika harga minyak goreng tak turun.

Namun, ketua harian asosiasi itu, Derom Bangun, mengungkapkan ancaman itu menciptakan lonjakan harga CPO dunia. Perdagangan di bursa Malaysia, misalnya, harga naik 100 Ringgit per ton per hari. Di bursa Rotterdam, harganya US$ 870 per ton. Konsumen CPO panik karena khawatir stok dari Indonesia tak lancar. “Pembeli di Malaysia semakin banyak, sehingga harga naik,” katanya.

Yuliawati






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: