Perbankan Sehat Hambat Terulangnya Krisis Ekonomi
Senin, 11 Juni 2007 | 13:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menyatakan membaiknya kinerja industri perbankan dalam sepuluh tahun terakhir bisa menghambat berulangnya krisis ekonomi kedua di Indonesia.
Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad, kecil kemungkinannya krisis ekonomi datang melalui jalur perbankan karena saat ini kinerja keuangan perbankan nasional jauh lebih kuat.
Namun, kata dia, masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni indikator kekuatan keuangan bank tidak mengaitkannya dengan besarnya penyaluran kredit (lending). "Ini menjadi tantangan ke depan," katanya di Jakarta, Senin (11/6).
Hingga April 2007, kredit bertumbuh sebesar Rp 12,4 triliun, dengan rasio penyaluran
kredit (LDR) mencapai 65,8 persen. merupakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir.
SURYANI IKA SARI





