Paket Kebijakan Ekonomi Dinilai Salah Sasaran

Rabu, 13 Juni 2007 | 14:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah kemarin, dinilai tidak menyentuh sektor riil. Menurut ekonom yang tergabung dalam Tim Indonesia Bangkit, itu bukan paket kebijakan tapi rutinitas birokrasi.

"Kalau kebijakan itu untuk mengembangkan sektor riil dan UMKM, kebijakan yang terkait mestinya mayoritas," kata Revrisond Baswir, ekonom Universitas Gadjah Mada. Kenyataannya, hampir 60 persen adalah kebijakan di sektor keuangan yang menyangkut asuransi, perbankan dan bukan sektor riil.

Dia menilai, tidak dikeluarkannya kebijakan sektor pertanian adalah salah satu bukti paket tidak menyentuh sektor riil. "Padahal UMKM terbanyak ada di sektor pertanian, tapi perbaikan iklim investasi di pertanian pun tidak disinggung sama sekali," katanya menjelaskan.

Pendapat senada diungkapkan ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fadhil Hasan. Dia menuding paket kebijakan itu salah arah. Kesulitan sektor riil dan UKM mendapatkan kredit dari perbankan, tidak terjawab dalam paket tersebut.


RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: