|
Insentif Pajak Memancing Krisis Ekonomi
Rabu, 13 Juni 2007 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom dari Tim Indonesia Bangkit menilai insentif pajak bagi perusahaan go public tidak diperlukan. Kebijakan ini dikhawatirkan berpotensi mengulang krisis ekonomi seperti yang terjadi pada 1998 lalu.
Hendri Saparini, ekonom Econit mengatakan, kebijakan di sektor keuangan belum diperlukan. Sebab saat ini sedang terjadi bubble economy. "Kenapa diberi insentif?" katanya bertanya. Dia mengatakan, insentif justru dibutuhkan oleh sektor riil.
Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat, Dradjad H. Wibowo juga menilai paket ini tidak signifikan mengentaskan pengangguran dan tingkat kemiskinan. "Paket kebijakan investasi tahap pertama saja tidak jalan dan tingkat pertumbuhan ekonomi jauh di bawah target tahun lalu. Apa yang membuat kita yakin kebijakan ini beda?" katanya.
RR ARIYANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|