Penerbitan Sukuk Indonesia Rendah
Selasa, 19 Juni 2007 | 14:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penerbitan obligasi syariah (sukuk) di Indonesia masih sangat rendah yakni hanya Rp 3 triliun dari total sukuk yang beredar di dunia US$ 13,8 miliar. Bandingkan dengan sukuk Malaysia yang mencapai US$ 11,5 miliar.
"Malaysia menguasai hampir 80 persen sukuk," tutur Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aslim Tadjudin saat membuka Workshop Sukuk di gedung bank sentral, Jakarta, Selasa (19/6).
Padahal, tutur dia lebih lanjut, obligasi syariah sangat berpotensi sebagai sumber penempatan investasi. Kondisi perekonomian dan pasar modal Indonesia saat ini sangat kondusif untuk penerbitan obligasi syariah. Meskipun, kata dia, tingkat bagi hasil tetap merupakan faktor penentu atas menarik atau tidaknya sukuk yang ditawarkan.
SURYANI IKA SARI





