Potensi Rugi Kelebihan Pupuk Rp 600 Miliar

Selasa, 19 Juni 2007 | 16:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah menyetujui ekspor pupuk tambahan untuk periode Juni-September 2007. Tapi, persetujuan itu menimbulkan potensial kerugian kelebihan stok pupuk industri Rp 674 miliar.

Direktur Pemasaran PT Pupuk Sriwidjaja, Bowo Kuntohadi, menjelaskan berdasarkan catatan industri, seharusnya ekspor pupuk 673,598 ribu ton. Tapi, untuk menjaga stok aman kebutuhan pupuk nasional, pemerintah kemungkinan memberi izin ekspor pupuk 179 ribu ton.

"Dari perkiraan ekspor 179 ribu ton, potensi rugi akibat biaya gudang, biaya pembungkusan, dan potensi devisa Rp 674 miliar," jatanya di Jakarta.

Yuliawati

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :