Patokan Harga Minyak Gunakan Dua Asumsi

Selasa, 19 Juni 2007 | 18:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menawarkan alternatif asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP)sebesar US$ 57 dan US$ 60 per barel. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Departemen Energi Luluk Sumiarso mengatakan, perhitungan harga minyak mentah Indonesia memasukkan parameter bahan bakar minyak bersubdisi seperti premium, minyak tanah, solar dan elpiji.

"Elpiji dimasukkan karena asumsinya untuk mengurangi
subsidi bahan bakar minyak. Dengan memasukkan parameter elpiji deltanya menjadi negatif. Volume minyak tanah berkurang dan subsidi berkurang," kata Luluk dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi Energi, Selasa (19/6).

Luluk menjelaskan, jika menggunakan alternatif pertama
yaitu asumsi harga minyak US$ 57 maka subsidi menjadi Rp
40,9 Triliun. Jika menggunakan asumsi harga minyak US$ 60 maka subsidi menjadi Rp 49,695 Triliun.

NIEKE INDRIETTA

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :